Ketahui Penyebab Tanaman Hias Anda Lebih Cepat Mati

  • Whatsapp

Selama masa pandemi yang belum berakhir ini, sebagian besar orang harus bekerja dari rumah untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona. Anda yang merasa jenuh dengan pembatasan aktivitas di luar ruangan ini, bisa mencoba memulai hobi baru yang menyenangkan, salah satunya adalah berkebun. Anda bisa mulai mempelajari cara merawat tanaman di rumah baik tanaman luar ruangan atau tanaman yang bisa di dalam ruangan pun.

5 hal yeng menyebabkan tanaman hias cepat layu

Bagi pemula yang masih memulai aktivitas berkebun, Anda mungkin sering mengalami masalah tanaman hias cepat layu atau mati. Apa yang menjadi penyebab kondisi tanaman cepat mati tersebut? Supaya Anda bisa mempraktikkan cara merawat tanaman di rumah dengan baik, sebaiknya ketahui 5 penyebab umum tanaman cepat layu dan mati berikut :

1. Kurang mendapat pasokan air

Bisa jadi penyebab utama tanaman hias di rumah Anda layu karena tidak mendapat pasokan air yang cukup. Daun akan rontok dan lama-lama tanaman hias menjadi mati, lho! Pastikan ada lubang drainase di dalam pot tanaman Anda, lalu berikan air secukupnya agar tidak terlalu kebanyakan air. Jangan tunggu tanah mengering baru menyiram tanaman kesayangan Anda, ya?

2. Terlalu banyak air

Sama dengan poin pertama bahwa tanaman hias di rumah bisa cepat mati karena terlalu banyak air. Apalagi Anda tidak memperhatikan adanya drainase di dalam pot, maka kemungkinan air masih terlalu banyak di media tanah tersebut. Siram tanaman dengan volume air sedikit demi sedikit, usahakan tidak ada genangan di pot yang bisa menyebabkan akar tanaman menjadi busuk. Akar tanaman yang busuk akan membuat pertumbuhan tanaman tidak baik, daun menguning dan tumbuh jamur di permukaan tanah pot tersebut.

3. Salah beli pot

Membeli pot bukan sekadar memperhatikan bentuk yang cantik atau kekinian saja. Anda harus mengecek keberadaan drainase yang bisa mengalirkan air yang Anda siram setiap hari. Boleh saja membeli pot dekoratif, tetapi usahakan meletakkan pot drainase di dalam pot yang memiliki bentuk bagus itu. Anda juga harus selalu mengecek tidak ada genangan air di dalam pot dekoratif yang bisa berpengaruh pada tanaman hias Anda.

4. Tidak mengganti pot setelah tanaman hias membesar

Memang merawat tanaman membutuhkan kesabaran dan kerajinan Anda sebagai pemiliknya. Anda harus rajin mengganti pot yang terlalu kecil sebagai media tumbuh tanaman hias yang mulai besar. Media yang terlalu kecil membuat ruang gerakn tanaman tidak maksimal sehingga ia tidak bisa tumbuh secara sempurna.

5. Kurang perawatan

Merawat tanaman tidak hanya sekadar menyirami saja, apalagi Anda yang ingin merawat tanaman hias jenis tertentu. Selalu perhatikan bagaimana cara merawat tanaman hias berdasarkan jenisnya, pemberian pupuk yang tepat, memberikan cahaya matahari secukupnya, dan segera hilangkan hama yang bisa membuat tanaman menjadi mati. Anda bisa mencuci tanaman dengan air hangat dan berikan sabun insektisida bila menemukan ada hama pengganggu seperti kutu putih atau tungau laba-laba di tanaman hias favorit, ya!

Cara merawat tanaman di rumah memang bervariasi tergantung jenis tanaman yang Anda rawat, lokasi penanaman, media tanam, dan sebagainya. Bila menanam model tanaman hias di taman vertikal jelas berbeda dengan perawatan tanaman di dalam ruangan untuk konsep taman kering. Anda bisa berkonsultasi dengan ahli tanaman bila ingin merawat jenis tanaman hias tertentu agar tanaman bisa tumbuh subur dan memberikan unsur kepuasan batin tersendiri, ya!

 

Sumber

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/12/17/093849820/tanaman-layu-padahal-sudah-dirawat-mungkin-ini-penyebabnya?page=all

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *