Karyawan Bepergian dengan Pesawat di Era New Normal? Siapkan Ini!

  • Whatsapp

Menyediakan asuransi kecelakaan bagi karyawan merupakan salah satu langkah terbaik yang dapat dilakukan perusahaan untuk menjamin keselamatan karyawannya. Keberadaan asuransi kecelakaan ini terbilang vital, terutama bagi karyawan yang sering melakukan perjalanan dinas ke luar kota atau negeri. Terlebih, jika mengandalkan pesawat terbang untuk bepergian.

Read More

Namun demikian, melakukan perjalanan dinas di masa pandemi seperti sekarang tentunya tidak bisa dilakukan sembarangan meski karyawan Anda sudah diproteksi dengan asuransi kecelakaan maupun asuransi perjalanan sekalipun. Untuk itu, jika ada karyawan Anda yang berencana melakukan perjalanan dinas menggunakan pesawat diimbau mengikuti aturan berikut:

  • Siapkan sertifikat E-HAC dan rapid test

Dibanding beberapa bulan sebelumnya, dokumen yang harus disiapkan untuk perjalanan dinas bisa dikatakan lebih sedikit. Di mana, harus menyiapkan dua dokumen penting yaitu sertifikat rapid test yang menunjukkan hasil non-reaktif dan E-HAC (E-Health Alert Card). Kalau belum tahu, E-HAC adalah dokumen berupa surat yang menyatakan bahwa karyawan Anda sehat dan bebas dari COVID. Surat tersebut bisa diperoleh secara online.

  • Boarding pass atau check-in dari rumah

Boarding pass atau check-in berisiko menimbulkan kerumunan, sehingga pihak bandara menganjurkan pemilik tiket untuk melakukannya dari rumah. Selain terhindar dari antrean panjang, karyawan Anda juga tak akan terburu-buru pergi ke bandara. Perhatikan juga jadwal keberangkatan pesawat supaya tidak terlambat dan dapat menghadiri pemeriksaan lanjutan yang dilaksanakan pihak bandara sebelum diizinkan masuk pesawat.

  • Datang 3-4 jam lebih awal sebelum keberangkatan

Karyawan Anda belum sempat menjalani rapid test? Masih bisa melakukannya di bandara, tetapi harus datang 3-4 jam lebih awal sebelum keberangkatan. Pihak bandara akan membimbing karyawan Anda melakukan verifikasi di konter pemeriksaan rapid test yang prosesnya hanya berlangsung selama 10 menit. Setelah menerima verifikasi, segera lanjutkan dengan check-in di konter maskapai. Semakin awal karyawan Anda datang, semakin tenang juga ia saat terbang.

  • Take away makanan dari tempat makan

Kadang saking sibuknya menyiapkan perjalanan dinas, karyawan Anda sampai tak sempat makan di rumah. Hal ini memang masih bisa diatasi dengan membeli makanan di kafe atau restoran sekitar bandara. Akan tetapi, alih-alih menyantapnya di tempat, sebaiknya minta pesanan untuk di-take away untuk menekan kemungkinan penularan virus. Suruhlah karyawan Anda membawa tempat makan dan minum sendiri agar pramusaji bisa menempatkan pesanan di dalamnya.

  • Tetap mematuhi protokol kesehatan

Bisa dikatakan bandara termasuk tempat yang paling rawan menyebarkan virus karena tingginya mobilitas. Jadi, kalau karyawan Anda tak mau mengambil risiko besar, tetap patuhi protokol kesehatan yang diberlakukan. Gunakan masker, rajin cuci tangan di bawah air mengalir, bawa hand sanitizer, hingga jaga jarak selama berada di lingkungan bandara maupun pesawat. Rapid test sebelum dan sesudah perjanan dinas pun sangat dianjurkan.

Semoga panduan di atas membantu Anda menyiapkan perjalanan dinas untuk karyawan yang bepergian dengan pesawat terbang. Dengan begitu, risiko karyawan terkena paparan virus tentunya akan semakin kecil.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *